SULUT, ManadoTEMPO – Angota Pansus LKPJ Gubernur yang juga Ketua Fraksi Gerindra Dewan Sulut menyoroti besarnya makan minum BSG yang mencapai 14 Miliard.
Dalam Pembahasan bersama dengan Jajaran Direksi, Senin 14 April 2025, Louis mempertanyakan kebenaran biaya makan minum yang dinilainnya fantastik.
“Saya minta penjelasan terkait makan minum BSG cabang Jakarta yang nilainya cukup besar. Sementara pak Presiden menginsturksikan efisieni. Bagaimana BSG bisa mecermati ini. Tata kelolah harus benar. Manfaatkan dana masyarakat secara tepat,” tandas Louis wakil ketua Komisi IV DPRD Sulut ini.
Menanggapi hal ini Direktur Utama BSG, Revino Menyatakan perlunya tata kelola yang lebih baik, jadi tata kelola itu yang harus diperbaiki. Misalnya dari Pemerintah Gorontalo, atau nasabah bertugas ke Jakarta. Itu akan dilayani oleh Cabang BSG di Jakarta. Pembebannnya diBSG jakarta sehingga terlihat besar,” jelasnya
“Misalnya seperti sewa kendaraan. Siapa yang nyewa, merek apa yang akan digunakan, sebetulnya itu dibebankan ke cabang yang bersangkutan. Di Jakarta itu, hanya melakukan penanganan (handle) dan itu akan dikembalikan ke cabang bersangkutan,” jelasnya.
“Kami harus akui ada tata kelola yang perlu diperbaiki. Sebelumnya menimbulkan permasalahan, saat diaudit tata kelolanya belum terpenuhi dengan baik, sehingga tugas kami memperbaiki tata kelola yang ada. Sama halnya audit BPK (Badan Pemeriksa keuangan) di Pemprov (Pemerintahan Provinsi). Saat melakukan pelayanan kepada nasabah atau kepada tamu, ternyata ada hal yang tidak komplit dan sebagainya. Dan bagi kami, tata kelolanya yang perlu diperbaiki,” terangnya.
Setelah mendengar penjelasan dari Dirut utama BSG itu, langsung ditanggapi oleh Ketua Fraksi Gerindra Sulut. “Saya setuju dengan apa yang Bapak Jelaskan, tapi angkanya 14 Miliar sekian, itu sangat menakjubkan. Itu yang beredar sekarang ini.”
Louis meminta agar Pansus Merekomendasikan agar kedepan tata kelolah keuanga serta transparansi keuangan harus dikedepankan.
“Saya meminta ke depan terkait efesiensi yang ada, sebaiknya dilakukan tata kelola yang lebih baik dan transparan. Ini salah satu rekomendasi untuk BSG,” ujar nya .
(Deasy Holung)
