Hillary Julia Tuwo Sesalkan Ketidakhadiran BPN Dan PN Manado

oleh -1334 Dilihat
oleh
Anggota Komisi I DPRD Sulut, Hillary Julia Tuwo

 

SULUT, ManadoTEMPO – Anggota Komisi I DPRD Sulut , Hillary Julia Tuwo menyatakan kekecewaannya atas ketidakhadiran BPN Kota Manado dan PN Manado saat rapat dengar pendapat terkait dengan aspirasi dan keluhan Puluhan warga yang menamakan diri, Masyarakat Aliansi Pondol Kraton Bersatu yang merupakan korban penggusuran di wilayah Kelurahan Wenang Selatan.

Jelasnya kepada Koordinator Komisi I, Royke Anter, wakil Ketua Komisi, Rhesa Waworuntu dan Puluhan warga serta Lurah Wenang Selatan, kehadiran pihak BPN sangat penting agar Komisi I mendapatkan penjelasan secara benar oleh BPN yang memiliki kewenangan untuk itu, demikian pula dengan PN Manado yang melakukan penggusuran.
” Kami sudah menunggu cukup lama, namun mereka (baca : BPN dan PN Manado) tidak juga hadir. Walaupun sudah ada putusan Incrach namun penting juga tentunya kita mengetahui kronologi dari tanah tersebut, termasuk juga dengan adanya penggusuran rumah yang justru tidak masuk dalam gugatan sebagaimana dijelaskan warga,” jelas Tuwo Srikandi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rabu, 11 Juni 2025.

Tambahnya sebagai wakil rakyat mereka harus menyikapi persoalan yang terjadi.
” Sebagai wakil rakyat kami prihatin atas kondisi yang dialami masyarakat, kami berharap ada solusi bersama tentunya agar warga bisa menempati rumah yang layak, tidak lagi diposko,” ungkap Legislator Dapil Minut – Bitung ini.

Dalam RDP ini perwakilan warga menyatakan bahwa ada 17 rumah warga yang di gusur yang terdiri dari 25 KK.

Mereka kehilangan tempat tinggal dan saat ini menempati posko yang berlokasi dijalan samping toko buku Gramedia, mereka berharap agar bisa dicarilan solusi dan kompensasi untuk mereka yang dijanjikan uang tunai sebesar Rp.12.500.000 namun hingga kini tidak kunjung diterima warga.

Namun RDP ini terpaksa di tunda untuk dibahas lanjut, karena menunggu kehadiran BPN dan PN Manado.

Nampak hadir ketua Fraksi Partai Gerindra, Luis Carl Schramm, yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat diwilayah Pondol.

(Deasy Holung)