Hebat ! Menteri P2MI Sebut Pelatihan CPMI Adalah Terobosan Cerdas Pemkab Mitra Dalam Peningkatan Ekonomi Keluarga dan Daera
Mitra, Manado TEMPO-Dalam pelaksanaan APBD tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam hal ini Bupati Ronald Kandoli (RK) dan Wakil Bupati Fredy Tuda (FT) telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesian (CPMI) dengan negara tujuan adalah Jepang.
Inovasi brilian yang dipastikan akan berdampak positif terhadap terjadinya pertumbuhan ekonomi masyarakat maupun daerah ini, mendapat apresiasi dari Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesian (P2MI) Abdul Kadir Karding.
Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor kementerian P2MI di Jakarta pada tanggal 24 Juni 2025, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menyebutkan bahwa inisiatif Pemerintah Kabupaten Mitra melaksanakan program pelatihan CPMI, merupakan langkah cerdas dan solutif.
“Di tengah tantangan ekonomi nasional, program seperti ini adalah bentuk terobosan yang sangat baik. Ini bukan hanya tentang penempatan tenaga kerja, tetapi juga tentang masa depan keluarga dan daerah. Kami (Kementerian P2MI,red) akan memberikan dukungan penuh untuk keberhasilan program ini,” ujar Menteri.
Sementara itu, dalam laporannya, Bupati Mitra Ronald Kandoli mengatakan bahwa program pelatihan CPMI melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) yang dibiayai APBD Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2025, merupakan bagian dari visi dan misi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati untuk membuka peluang kerja ke luar negeri secara resmi dan terarah.
Kandoli juga menyampaikan bahwa untuk tahun 2026, pemerintah daerah berencana meningkatkan jumlah peserta program CPMI yang nantinya akan dianggarkan melaui Dana Desa dari masing-masing desa dengan peserta dari desa tersebut, yang tujuannya adalah untuk mengurangi angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan tenaga kerja migran sebagai sumber devisa daerah.
Pertemuan ini menandai langkah serius dari Pemerintah Kabupaten Mitra dan menjadi bentuk sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya menjadikan Kabupaten Mitra sebagai salah satu daerah lumbung pekerja migran yang profsional dan berkualitas untuk pasar kerja internasional.
Pertemuan bersama Kementerian P2MI, Bupati Mitra Ronald Kandoli turut didampingi oleh Wakil Bupati Fredy Tuda, Sekretaris Daerah David Lalandos, AP, MM, Altin Sualang, SSTP, MPA, selaku Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Mitra, yang turut memberikan penjelasan teknis mengenai pelaksanaan program CPMI, Dristy Tora dan Meike Mambo. (Jemmy Panambunan).






