Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter Janji Kawal Dan Tindalanjuti Aspirasi Massa Aksi Demo

oleh -3058 Dilihat
oleh
Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Reynald Anter, SE.ME bersama Anggota Louis Scharmm dan Amir Liputo terima massa aksi demo

 

SULUT, ManadoTEMPO – Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Reynald Anter, SE.ME menerima massa aksi unjuk rasa bersama anggota DPRD Sulut Louis Schramm dan Amir Liputo di Kantor DPRD Sulut didepan Kantor DPRD Sulut, Kamis, 31 Juli 2025.

Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pembela Keadilan Anti Mafia Tanah menuntut pembatalan sita eksekusi atas sebidang tanah strategis di Wisma Sabang, eks Corner 52, Kelurahan Sario, Manado dan mrminta DPRD Sulut menghadirkan BPN Manado dan PT Manado, agar menyampaikan secara terbuka sebagai garasi kepastian tidak akan melakukan eksekusi terhadap Objek yang telah mempunyai ketetapn hukum (Inchraht).

Dihadapan Massa aksi, Legislator Demokrat ini mematikan akan mengawal sekaligus menindaklanjuti apa yang menjadi harapan , kekwatiram dan masyarakat yang notabene adalah warga Kota Manado, yang memilih mereka berada digedung rakyat yang terhormat ini.
“Sudah menjadi tanggungjawab kami untuk menerima aspirasi bapak /Ibu dan menindaklanjutinya, apa keinginan dan harapan. Kami akan kawal tidak perlu kwatir. Namun tentunya ada mekanisme yang kami harus lakukan, terlebih saat ini kita sedang fokus pada Ranperda penting yakni RPJMD,” jelas Anter.

Namun dirinya berharap agar aspirasi ini bisa di tindaklanjuti sebelum 17 Agustus.
“Ini hutang kami bagi bapak/Ibu. Kami yakinkan akan panggil dan menghadirkan pihak PN Manado dan BPN,” ujar nya.

Koordinator Komisi I DPRD Sulut ini juga memberikan apreseasi atas massa aksi yang dinilainya tidak anarkis.
” Patut kita apreseasi karena bapak /ibu menyampaikan aspirasi secara santun. Karena kalau anarkis tidak ada manfaatnya juga,” tandasnya.

Massa aksi lewat Koordinator Septy Saroisong memberikan apreseasi kepada anggota DPRD Sulut dapil kota Manado yang mendengar bahkan menindaklanjuti apa yang menjadi harapan rakyat kecil.

Nampak juga ratusan aparat Kapolisian dari Polres Manado yang berjaga dan memblokade Pintu gerbang kantor DPRD.
Usai mendengar pernyataan wakil rakyat mereka, massa aksi membubarkan diri .

(Deasy Holung)