Terkesan Mubasir, Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter Minta Pemerintah Teruskan Pembangunan Terminal Tipe A Liwas, Kota Manado,

oleh -1094 Dilihat
oleh
Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Reynald Anter, SE.ME

 

SULUT, ManadoTEMPO – Terminal Tipe A yang ada di Liwas Kota Manado, hingga saat ini tek dapat difungsikan alias Mubasir, meski anggaran yang di gelontorkan untuk itu cukup besar.

Terkait hal ini maka Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Reynald Anter, SE.ME saat pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan 2025 meminta perhatian Pemerintah Sulut.

Namun sebelumnya Legislator dapil Kota Manado itu memberikan apresiasi apa yang sudah disampaikan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus lewat visi dan misi. Di mana, visi oleh kepala daerah yaitu pemerintahan yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.

“Pantas torang mo kase apresiasi ketika dia berkelanjutan. Yang pertama, tentu saya hanya ingin menitipkan kepada TAPD walaupun saat ini mungkin terlihat keberadaan anggaran belum stabil, namun ini perlu menjadi catatan apabila berkelanjutan,” katanya.

Lebih lanjut, kata Anter, kalau berpikir singkat, berkelanjutan berarti pembangunan yang dilaksanakan pemerintahan sebelumnya pasti akan dilanjutkan oleh pemerintahan sesudah itu.

“Dan saya melihat ada beberapa yang harus dilanjutkan. Yang pertama, kita semua tahu ada Terminal Tipe A di Liwas yang dengan sampai saat ini belum boleh digunakan. Kita tahu itu sudah lama dan sudah sangat penting, sudah sangat urgent untuk boleh difungsikan,” ujar Anter.

“Kenapa saya bilang penting, karena pengguna terminal yang selama ini digunakan di Terminal Paal Dua itu sudah tidak layak. Di mana sudah banyak kendaraan atau angkutan umum yang sudah tidak mau parkir lagi di terminal tersebut. Tentu ini sangat berpengaruh pada lalu lintas yang ada di seputaran terminal tersebut,” tambah Anter.

Politikus Partai Demokrat itu menilai, bagaimana mau dibilang pemerintah daerah yang maju kalau banyak kendaraan umum yang menghalangi kendaraan lain di jalur atau jalan-jalan protokol. Ini disebabkan karena mereka sudah tidak mau lagi masuk ke terminal yang sudah tidak baik lagi.

“Saya berharap ini jadi perhatian Pak Sekda bersama jajaran agar ke depan ini boleh dikoordinasikan dengan pemerintah kota mapun pemerintah pusat. Kendala sebenarnya ada di mana, agar terminal di Liwas itu segera dapat digunakan. Kiranya boleh menjadi catatan,” sebut Anter.

Anter memastikan akan mengawal apa yang telah disampaikan tersebut.
” Saya pastikan akan terus kawal apa yang sudah saya sampaikan,”tegasnya.

Pj Sekprov Tahlis Gallang mengatakan, kami memang sempat mendengar bahwa dari pihak Direktorat Perhubungan Darat menginginkan terminal itu tembus ke Ringroad Manado dan langsung ke Jalan Tol Manado-Bitung.

“Tapi memang terkendala di pembebasan lahan. Masih sementara dikomunikasikan dengan Pemerintah Kota Manado dan Kabupaten Minut. Nanti kami akan berusaha memfasilitasi itu,” ujar Tahlis.

Disamping itu Anter juga meminta agar jalan tembus depan pom bensin Kairagi dapat dilanjutkan karena tembus ke Bendungan Kuil sebagai salah satu destinasi pariwisata.

“Saya beberapa waktu yang lalu pernah jalan jalan di ringroad ada jalan baru dekat pom bensin , . jalan ke arah minut. Setelah saya ikuti buntu padahal jalan buntu inu aspalnya bagus, dari ring road 10 Meter lebarnya didalam sudah 12-14KM l, sudslah ada badan jalan saya pikir bagus, ternyata buntu. ini jadi perhatian pemerintah propinsi jalan ini harus diselesaikan,” ujarnya.

Tambah Royke jalan ini tembus di sawangan – Kuil saya doront agar dituntaskan sesuai Visi dan Misi Pak Gubernur Membangun Sulut yang berkelanjutan.

(Deasy Holung)