Manadotempo Tomohon,
Pemerintah Kecamatan Tomohon Utara terus menggencarkan sosialisasi Sistem Integritas Gotong Royong Aman Bencana di seluruh kelurahan yang ada di wilayahnya. Program ini menyasar 10 kelurahan se-Kecamatan Tomohon Utara sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana.
Camat Tomohon Utara, Ricky Supit, menjelaskan bahwa program tersebut sangat penting mengingat letak geografis wilayah Tomohon Utara yang berada di sekitar Gunung Lokon, salah satu gunung berapi aktif di Sulawesi Utara.
“Kami ingin masyarakat memiliki pengetahuan, kesiapan, serta kekompakan dalam menghadapi kondisi darurat bencana. Gotong royong menjadi kunci agar setiap warga bisa saling menopang,” ujar Supit saat di wawancara pada Sabtu 13 september di balai kelurahan Tinoor dua Tomohon Utara.
Sementara itu, narasumber utama dalam kegiatan ini, Kalaksa BPBD Kota Tomohon Hengky Supit, memberikan materi tentang potensi ancaman, mitigasi, serta langkah-langkah penyelamatan diri ketika bencana terjadi. Ia menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah, aparat kelurahan, dan masyarakat dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang terintegrasi.
Sosialisasi ini dilaksanakan secara bergilir di 10 kelurahan dengan melibatkan lurah, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta kelompok siaga bencana. Diharapkan, kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran kolektif warga Tomohon Utara agar selalu siap, sigap, dan tanggap menghadapi bencana.
“Dengan adanya sosialisasi ini, kami optimis budaya gotong royong semakin tumbuh dan menjadi modal utama masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama,” tutup Camat Tomohon Utara.
