ManadoTEMPO-Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Antisipasi Kegiatan Masyarakat.

Apel gabungan yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Jl 17 Agustus, Manado ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, Senin 08 Desember 2025 pagi. Apel kesiapsiagaan ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Yulius Selvanus untuk menjamin keselamatan warga.

Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dishub dan instasi terkait serta berbagai organisasi relawan kemanusiaan di Sulawesi Utara. Apel ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan memastikan kesiapan penuh baik personel maupun peralatan dalam menghadapi dua tantangan utama di akhir tahun: potensi bencana alam akibat musim penghujan dan pengamanan mobilitas masyarakat selama libur panjang.

Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, Gubernur Yulius Selvanus menekankan bahwa periode akhir tahun di Sulawesi Utara memiliki dinamika yang unik. Selain meningkatnya aktivitas keagamaan dan pariwisata, wilayah Sulut juga kerap dihadapkan pada risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

”Kita tidak boleh lengah. Sinergitas dan kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan adalah kunci. Saya minta seluruh jajaran, mulai dari tingkat provinsi hingga desa, untuk meningkatkan kewaspadaan dan respons cepat. Pastikan masyarakat Sulut merasa aman dan nyaman merayakan Natal dan Tahun Baru,” tegas Gubernur Yulius dalam arahannya.
Gubernur Yulius secara spesifik menginstruksikan BPBD dan Basarnas untuk memetakan kembali daerah rawan bencana dan memastikan jalur evakuasi siap digunakan dengan koordinasi bersama pihak BMKG. Sementara kepada jajaran TNI dan Polri, Gubernur meminta pengamanan maksimal di rumah-rumah ibadah (gereja), pusat perbelanjaan, pelabuhan, bandara, dan objek wisata yang diprediksi akan dipadati pengunjung.
”Pastikan saudara-saudara kita dapat menjalankan ibadah Natal dengan khidmat dan damai. Lakukan langkah preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas,” tambahnya.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap informasi cuaca dari BMKG dan mematuhi arahan petugas di lapangan selama masa libur Nataru.
(tonnymait)
