Seleksi Penentuan Persma Manado Berujung Pemain Dikarantina, Skema 4-3-3? 

oleh -3478 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO-Manajemen Persma Manado resmi memulai tahapan paling krusial dalam pembentukan skuad utama untuk menghadapi kompetisi musim depan.

Mulai, Senin 08 Desember 2025, sebanyak 26 pemain terpilih menjalani seleksi tahap akhir yang dipusatkan di Stadion Klabat, Manado.

Tahap penentuan ini berlangsung selama satu pekan dengan pemantauan intensif dari tim pelatih yang dikepalai Feryandes Rozialta lahir di Pekanbaru 7 Des 1990 lalu.

Pada hari pertama seleksi, para pemain langsung dihadapkan pada menu latihan yang padat. Sesi diawali dengan latihan tendangan bebas secara berkelompok, kemudian dilanjutkan dengan internal game yang berlangsung dalam intensitas tinggi.

Seleksi akhir ini juga diwarnai kehadiran sejumlah pemain berpengalaman. Tiga eks penggawa Sulut United, yakni Andre Karundeng, Herry Lontoh, dan Jacky Runtulalo, turut ambil bagian. Kehadiran mereka menambah daya saing dalam seleksi, di mana ketiganya langsung menunjukkan kapasitas dan jam terbang di lapangan.

Eks Pelatih Kepala Klub Sepakbola (KS) Tiga Naga, medio 2019-2023, dan Manager Akademi pada Januari 2016
Feryandes Rozialta menjelaskan, seluruh pemain yang dipanggil saat ini merupakan hasil penyaringan ketat dari tahapan-tahapan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa seleksi ini adalah momen kunci untuk menentukan kerangka tim inti.

“Fokus utama tim pelatih pada tahap ini adalah menilai konsistensi permainan, kesiapan fisik, serta mental bertanding pemain dalam situasi yang kompetitif,” ujar pemegang Lisensi Kepelatihan B – AFC ini.

Jika Feryandes Rozialta pakem dengan skema 4-3-3 yang kerap digunakan saat arsiteki KS Tiga Naga, tentunya dia membutuhkan pemain yang disiplin dan cerdas dalam mengambil keputusan cepat. Mengingat, skema 4-3-3 mengadopsi transisi cepat, mudah beralih dari bertahan ke menyerang atau sebaliknya, dengan peran gelandang bertahan sebagai penghubung utama.

Melihat itu, manajemen Persma Manado pun telah bersiap diri dengan menerapkan sistem karantina, guna memastikan para pemain dalam kondisi puncak dan fokus penuh.

Demikian ditegaskan Manajer Persma Manado, Christian Yokung, yang didampingi Direktur Bisnis Meyvo Rumengan, mengonfirmasi seluruh pemain menjalani karantina usai sesi latihan berakhir.

“Manajemen telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk menunjang proses ini, termasuk tempat karantina yang nyaman, transportasi bus antar-jemput, serta fasilitas kebugaran (gym) untuk menjaga kondisi fisik pemain,” beber Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Olahraga ini.

Manajemen Persma Manado memastikan seluruh tahapan seleksi akan berjalan secara objektif dan profesional. Langkah serius ini diambil demi mendapatkan komposisi pemain yang benar-benar siap bersaing dan mampu membawa Persma Manado tampil kompetitif di musim kompetisi mendatang.


(tonnymait)