Gubernur Yulius Lindungi 1500 Atlet dan Pekerja Budaya Dengan BPJS Tenaga Kerja: Input Data Dimulai

oleh -1952 Dilihat
oleh
Momen Gubernur Yulius Selvanus dan Ketua KONI Sulut Jerry Waleleng memberikan perhatian bagi atlet berprestasi Sulut.

ManadoTEMPO-Janji Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus akan memberikan perhatian bagi atlet dan pekerja budaya Sulut melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya isapan jempol belaka.  

Strategi jangka panjang Gubernur Yulius agar perkuat ekosistem kesejahteraan olahraga dan pekerja budaya, karena dianggap adalah aset yang perlu dijamin keselamatannya, ditegaskan dengan input data atlet dan pekerja budaya yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulut sejak 03 Desember 2025.

Tidak tanggung-tanggung, ada 1500 atlet dan pekerja budaya dilindungi selama 12 bulan dengan minimal umur atlet 15 tahun (minat bakat) dan maksimal 64 tahun termasuk pekerja budaya berlaku 1 Januari 2026.

Sementara kepesertaan tersebut melalui hasil prioritas dari Dispora Sulut dan Koni Sulut, sebagaimana surat Disnakertrans Sulut soal permintaan data kepesertaan perlindungan BPJS Tenaga Kerja segmen atlet dan pekerja seni budaya nomor 800.1.11/1050/DTKT/XII/2025.

Gubernur Yulius menegaskan, masa depan mereka lebih terjamin sekaligus menjawab harapan pemerintah pusat agar perlindungan sosial bagi para olahragawan untuk masa depan yang lebih aman dan berprestasi.

Mengingat, perlindungan tersebut menjadi krusial dimana potensi cedera dan risiko kesehatan yang kerap dihadapi atlet. Mereka seringkali dihadapkan pada kecelakaan saat latihan atau pertandingan. Tak heran langkah Gubernur Yulius memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditunda lagi.

Tidak hanya BPJS, Gubernur Yulius pun berjanji akan terus mendukung langkah para atlet dalam mengejar cita-cita mereka.

“Telah disiapkan program pembinaan pemerintah daerah dengan begitu pemerintah daerah hadir bukan hanya saat para atlet berjibaku di arena laga dan menang, tapi juga saat para atlet menyiapkan masa depan,”terang Gubernur Yulius saat berdialog bersama atlet dan pelatih beberapa waktu lalu.

(tonnymait)