Jelang Nataru, Gubernur Sulut YSK Sidak Pasar Bersehati dan Luncurkan “Kios TPID Maju”

oleh -1739 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bergerak cepat mengantisipasi lonjakan harga jelang akhir tahun, Jumat 12 Desember 2025 pagi.

Gubernur Yulius melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Bersehati, pasar terbesar di Kota Manado dan secara resmi mencanangkan beroperasinya “Kios TPID Maju”.

Kunjungan mendadak orang nomor satu di Sulut ini dilakukan untuk memantau langsung stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan stok barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Manado dan sekitarnya.

Didampingi oleh jajaran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulut dan pejabat terkait, Gubernur Yulius berkeliling menyambangi lapak-lapak pedagang. Ia berdialog langsung dengan penjual untuk mengecek harga komoditas strategis yang kerap bergejolak saat hari besar keagamaan, seperti beras, minyak goreng, telur, daging, serta bumbu dapur seperti cabai rawit (rica) dan bawang serta pedagang daging.

Di tengah kegiatan sidak, agenda krusial lainnya adalah peluncuran Kios TPID Maju yang berlokasi strategis di dalam area pasar. Kehadiran kios ini merupakan langkah intervensi nyata pemerintah provinsi. Kios TPID Maju akan menyediakan berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan stabil, seringkali di bawah rata-rata harga pasar umum, karena dipasok langsung melalui kerja sama dengan Bulog dan distributor utama.

Gubernur Yulius menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi daya beli masyarakat di momen krusial.

“Hari ini kami turun langsung ke Pasar Bersehati untuk memastikan masyarakat tidak terbebani oleh kenaikan harga yang tidak wajar jelang Natal dan Tahun Baru. Stok kita pastikan aman,” ujar Gubernur Yulius di sela-sela peninjauan.

Terkait peluncuran Kios TPID Maju, Gubernur Yulius menambahkan, kios ini akan berfungsi sebagai penyeimbang pasar.

“Jika harga di luar mulai naik tak terkendali, masyarakat punya alternatif membeli di Kios TPID dengan harga yang wajar. Ini instrumen penting untuk pengendalian inflasi di daerah kita.”

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memastikan pemantauan harga dan stok akan terus diintensifkan hingga pergantian tahun nanti untuk mencegah praktik penimbunan dan memastikan kelancaran distribusi barang.

(tonnymait)