Manadotempo.com
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam acara puncak Bawaslu Membelajarkan, Bawaslu Sulut berhasil meraih penghargaan Kategori Inovasi Pengawasan Terbaik peringkat 1, berdasarkan penilaian terhadap tingkat inovasi, kelayakan teknis, serta dampak nyata terhadap penguatan pengawasan pemilu.
Prestasi tersebut menegaskan peran Bawaslu Sulut sebagai salah satu daerah yang aktif mendorong pembaruan metode dan pendekatan pengawasan, khususnya dalam menjawab tantangan kepemiluan yang semakin kompleks dan dinamis.
Selain penghargaan utama tersebut, Bawaslu Sulut juga kembali menunjukkan kualitas sumber daya manusianya dengan meraih penghargaan Kategori Presenter Terbaik Tim, berdasarkan kriteria struktur konten dan cara penyajian, dan dinobatkan sebagai Pemenang Harapan 2. Capaian ini mencerminkan kemampuan jajaran Bawaslu Sulut dalam menyampaikan gagasan pengawasan secara sistematis, komunikatif, dan mudah dipahami.
Acara puncak Bawaslu Membelajarkan turut dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan pemerhati kepemiluan. Hadir Komisioner Bawaslu RI bidang SDM, Organisasi dan Diklat DR Herwyn Malonda, Anggota Bawaslu RI Periode 2012–2017 Nasrullah, penggiat pemilu Arif Nur Alam, Tenaga Ahli Bawaslu RI Dr. Wenly Lolong, MH, Hanif Anusi, Mohamad Zaenal, serta Kepala Puslitbang Diklat Bawaslu RI To Siagiaan. Turut hadir pula mantan Ketua Panwaslu Sulut Toar Paliliangan dan Tomy Sumakul.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh ketua dan anggota Bawaslu provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia, yang menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices), refleksi, serta penguatan kapasitas pengawas pemilu melalui pendekatan pembelajaran berkelanjutan.
Melalui program Bawaslu Membelajarkan, Bawaslu RI mendorong seluruh jajaran pengawas pemilu untuk tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga menjadi pembelajar demokrasi yang mampu berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memperkuat partisipasi dan kesadaran publik terhadap pentingnya pemilu yang jujur dan adil.
Capaian Bawaslu Sulut ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pengawas pemilu di daerah untuk terus menghadirkan inovasi pengawasan yang berkualitas, berintegritas, dan berdampak langsung bagi penguatan demokrasi Indonesia.
