SULUT, ManadoTEMPO -Persoalan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan juga Gas Elpigi kembali mulai terlihat. Dimana antrian panjang di berbagai SPBU, terjadi sehingga sering menimbulkan kemacetan.Demikian dengan Gas Elpigi yang mulai sulit didapati.
Sekretaris Komisi II Dhea Eucharisty Lumenta , SE yang dimintai tanggapan, menyatakan bahwa pihaknya juga menerima aspirasi dan keluhan soal ini.
” ini terjaid dimana mana ,sehingga kami berpikir untuk meminta tambahan kuota akhir tahun. Karena jika akan RDP lagi tidak mungkin dengan padatnya agenda dan banyaknya pansus yang ada,” ungkap Dhea.
Menurut Dhea, meski Komisi II DPRD belum dapat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Pertamina terkait evaluasi rekomendasi DPRD, namun Komisi II sebenarnya sudah melakukan komunikasi ke BPH Migas.
“Sebenarnya Komisi II telah melakukan tindakan langsung ke BPH Migas untuk meminta tambahan kuota BBM jenis Solar subsidi, selain itu juga memback up dan terus memantau perkembangan Pemerintah Provinsi, Biro Perekonomian, dalam hal permohonan untuk menambah kuota LPG 3 kg,” ungkap nya
Kedepan Dhea berharap agar Kuota baik BBM maupun Gas LPG di jelang hari hari raya keagamaan untuk ditambah.
“Biasanya lonjakan permintaan itu di jelang hari raya keagamaan sehingga tahun mendatang ini jadi catatan bagi Komisi 2 dan pihak terkait pertamina,” ungkap sekretaris Komisi II Dewan Sulut ini.
(Deasy Holung)
