Duka untuk Para Lansia: Gubernur Yulius Pastikan Negara Hadir

oleh -2154 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO-Kebakaran yang terjadi di Panti Werda Ranomuut, Kota Manado, menjadi peristiwa memilukan yang mengguncang rasa kemanusiaan masyarakat Sulawesi Utara, Senin 29 Desember 2025. Insiden tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga merenggut nyawa, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan para penghuni panti lanjut usia yang selamat.

Menanggapi tragedi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan belasungkawa yang tulus. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Komaling, melalui Asisten I Setdaprov Sulut sekaligus Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Denny Mangala, menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa kelompok masyarakat rentan tersebut.

Sebagai langkah cepat, Gubernur langsung menginstruksikan, Senin 29 Desember 2025, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara untuk segera melakukan penanganan di lapangan.

“Fokus utama diarahkan pada keselamatan para lansia yang terdampak, pendampingan bagi korban, serta pemenuhan kebutuhan dasar pascakejadian,” ungkap Mangala.

Lanjutnya, Pemprov Sulut juga menggerakkan koordinasi lintas instansi bersama Pemerintah Kota Manado guna memastikan bantuan logistik, dukungan psikososial, dan penanganan darurat berjalan terarah dan manusiawi. Para penghuni panti yang mengalami trauma mendapatkan perhatian khusus agar tidak merasa sendiri dalam menghadapi situasi sulit tersebut.

Di sisi lain, perhatian serius diberikan kepada korban yang masih menjalani perawatan medis. Pemerintah provinsi memastikan pihak rumah sakit memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal hingga kondisi para korban dinyatakan stabil dan pulih.

Selain penanganan darurat, Gubernur Yulius Komaling menugaskan tim khusus untuk melakukan pendataan menyeluruh terkait dampak kebakaran serta kebutuhan mendesak yang diperlukan, baik bagi para korban maupun pengelola panti. Data tersebut menjadi dasar penyaluran bantuan lanjutan sesuai kondisi nyata di lapangan.

Dalam pernyataannya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk turut mendoakan para korban yang meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan serta para lansia yang selamat diberikan kekuatan dan penghiburan dalam melewati masa pemulihan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dalam setiap peristiwa kemanusiaan, khususnya ketika kelompok rentan terdampak bencana. Penanganan dilakukan dengan pendekatan cepat, terkoordinasi, dan mengedepankan nilai kemanusiaan sebagai prioritas utama.
(tonnymait)