Bencana Sitaro, Vionita Kuera Nyatakan Belasungkawa Dan Minta Pemerintah Bergerak Cepat

oleh -137 Dilihat
oleh
Legislator Dapil Nusa Utara dari Fraksi Golkar / Ketua Bapemperda DPRD Sulut, Vionita Kuera

 

SULUT, ManadoTEMPO – Bencana Banjir Bandang yang terjadi Di Kabupaten Sitaro pada dini hari, kurang lebih pukul 02.30 Wita Senin , 5 Januari 2025 mendatangkan dukacita mendalam pasalnya akibat bencana ini dlaporkan ada korban jiwa, luka dan hilang bahkan sejumlah fasilitas publik rusak.

Legislator DPRD Sulut dapil Nusa Utara, Vionita Kuera yang dimintai tanggapan menyatakan belasungkawa dan dukacita atas musibah yang terjadi yang menyebabkan korban jiwa.
” Saya tentunya menyatakan empati dan dukcita buat keluarga yang menjadi korban atas peristiwa ini, dan berharap agar mereka tetap tenang dan mawas atas cuaca hujan terus menguyur wilayah Sitaro,” ujar Srikandi Partai Golkar ini.

Vionita Kuera yang dikenal Vokal dan selalu peduli terhadap daerah pemilihan menyatakan secapat mungkin akan bertolak ke Sitaro untuk melihat dari dekat kondisi disana.
” Jika ada kapal saya langsung bertolak hari ini. Sehingga jika besok ada agenda paripurna saya minta ijin untuk bersama masyarakat ditengah kondisi dan situasi warga masyarakat yang mengalami bencana,” ungkap anggota Komisi IV Bidang Kesra ini.

Menurut Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah ( BAPEMPERDA) Dewan Sulut ini terinformasi 3 Kecamatan yang mengalami bencana yakni Siau Timur, Siau Barat dan Siau Barat Selatan.

Dirinya juga meminta perhatian dan gerak cepat pemerintah baik Provinsi maupun Kabupaten Sitaro.
” Tentunya kita harapkan langkah tanggap darurat dan bantuan bisa di salurkan buat warga yang terdampak bencana ini,” ujarnya.

Sementara itu, korban meninggal dunia hingga kini tercatat sebanyak 7 orang, yakni:

Juanita Erlina Bangsa (Perempuan, 21 tahun)
El Kamanangan (Laki-laki, 4 tahun)
Rakmon Bangsa (Laki-laki)
Joan Bangsa (Perempuan, 20 tahun)
Florensi Bawonte (Perempuan, 72 tahun)
Santi Diamanis (Perempuan, 34 tahun)
Angkol Tamalongehe.

Dua korban meninggal dunia lainnya merupakan warga Kelurahan Paseng dan masih dalam proses identifikasi.

Selain itu, satu korban dilaporkan masih belum ditemukan, yaitu Kananta Kairi Kansil (Laki-laki, usia 2 bulan).

Wilayah yang terdampak banjir bandang meliputi:

Kelurahan Paseng
Kampung Bumbiha
Kampung Peling
Kampung Peling sawang
Kampung Salumpito
Kampung Laghaeng
Kampung Batusenggo
Kelurahan Bahu Sondang

Vionita Kuera pun mengimbau Masyarakat tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.