ManadoTEMPO-Kepedulian terhadap warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus tumbuh dari berbagai kalangan. Masyarakat, komunitas sosial, dunia usaha, hingga para pemangku kepentingan dapat menunjukkan empati dengan keinginan kuat untuk membantu meringankan beban para korban.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) membuka ruang aksi kemanusiaan tersebut dengan menyiapkan posko bantuan resmi di Kantor Gubernur Sulawesi Utara. Posko ini menjadi titik pengumpulan bantuan agar penyalurannya dapat dilakukan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus pun mengapresiasi besarnya empati publik yang muncul dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyalurkan bantuan melalui jalur resmi pemerintah.
“Bagi masyarakat atau stakeholder yang berempati dan ingin membantu korban banjir di Sitaro, bantuan dapat dibawa ke posko bantuan di Kantor Gubernur Sulawesi Utara,” ujar Gubernur Yulius, Selasa 06 Januari 2026 saat memimoin Rapat Koordinasi bersama Forkopimda Sulut di Wisma Negara, Bumibering, Manado.
Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, memiliki arti penting bagi warga yang saat ini tengah berjuang memulihkan kehidupan pascabencana. Dengan pengelolaan yang terpusat, bantuan diharapkan dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan lapangan.
Ajakan ini sekaligus menjadi wujud semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang terus dijaga di Sulawesi Utara, di mana pemerintah dan masyarakat bergerak bersama dalam menghadapi musibah kemanusiaan.
(tonnymait)
