SULUT, ManadoTEMPO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr.Fransiscus Andi Silangen, SpB.KBD menyampaikan rasa empati dan belasungkawa yang mendalam atas musibah banjir bandang yang menerjang Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) pada Senin, 5 Januari 2026 ini.
Bencana yang dipicu oleh curah hujan ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan pemukiman warga di beberapa titik. Selain itu 14 Korban jiwa meninggal dan 2 dinyatakan hilang. Menanggapi situasi tersebut, Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Silangen menyatakan bahwa duka warga Sitaro adalah duka seluruh masyarakat Sulawesi Utara.
“Kami atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sulut secara tulus menyampaikan rasa duka yang paling dalam kepada saudara-saudara kita di Sitaro yang terdampak banjir bandang. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
Kami mendorong penanganan darurat pemberian pasca bencana dapat disalurkan secara tepat, cepat dan berkelanjutan
Ketua DPRD juga mengapresiasi langkah cepat BPBD, TNI/Polri, relawan, dan pemerintah daerah setempat yang langsung turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat.
Beliau menegaskan bahwa DPRD Sulut akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk memastikan bantuan logistik, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya segera sampai ke lokasi terdampak tanpa hambatan birokrasi.
Kedepannya, DPRD akan mendorong evaluasi terkait sistem drainase dan mitigasi bencana di wilayah kepulauan guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.
Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif di awal tahun 2026, Ketua DPRD juga menghimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.
”Saat ini prioritas utama adalah keselamatan jiwa. Kami pastikan DPRD akan mengawal proses pemulihan pascabencana agar aktivitas masyarakat Sitaro bisa segera kembali normal,” tutupnya.
(Deasy Holung)
