Perjuangkan Aspirasi , Legislator Remly Kandoli : Ora Et Labora

oleh -438 Dilihat
oleh
Anggota Dewan Sulut Dapil Minsel-Mitra dari Fraksi PDI Perjuangan, Capt.Remly Kandoli, M.Mar

 

SULUT, ManadoTEMPO – Anggota DPRD Sulut dapil Minsel -Mitra , Capt.Remly Kandoli, M.Mar dipercaya untuk menyampaikan hasil reses daerah pemilihan Kabupaten Minsel – Mitra dalam rapat Paripurna DPRD Sulut Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD dan Laporan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025, sekaligus membuka lembaran baru Masa Persidangan Kedua untuk Tahun 2026, Selasa, 6 Januari 2026.

Menariknya Capt.Remly Kandoli Legislator PDIP ini secara terbuka dan terang terangan bahkan secara lantang menyuarakan aspirasi bahkan persoalan yang dihadapi dalam memperjuangkan aspirasi daerah pemilihannya.

Sebagai wakil.Rakyat yang sebenarnya , Capt Remly Kandoli ingin menjalankan apa yang menjadi janjinya saat dilantik.
sebagai anggota Dewan .

Dihadapan Rapat Paripurna yang dihadiri Wagub Dr.Johanis Viktor Mailangkai, Kakak Kandung dari Bupati Mitra Ronand Kandoli menyatakan dalam 1 tahun menjadi anggota Dewan, sudah 4 kali dilaksanalan reses banyak aspirasi yang di serap, namun belum ada satupun yang diakomodir . Namun diri nya berharap agar di tahun 2026 ini ada aspirasi yang bisa di.realisasikan.
” Saya sudah 4 kali melaksanakan reses, banyak aspirasi yang saya dapatkan, namun belum ada yang terealisasi. Saya berharap ditahun 2026 ini bisa direalisasikan,” tandas anggota Komisi III Bidang Pembagunan ini.

Menurutnya dari hasil reses bisa di rangkum 70 persen aspirasi sama.
” Rua jalan Ratahan – Amurang, yang kemarin tidak ada pekerjaan dan juga ruas jalan Pontak -minsel sampai lobu , juga ruas jalan pasan sampai tababo , panggu – wonngkai dan atep
yang menghubungkan dua kabupaten dimana terdapat bebrapa titik longsor dan jalan rusak parah, ada tanggul yang harua dibuat kurang lebih 2 KM bahkan ada irigasi lahendong 1.2 dan 3 yang butuh air dan bahkan bendungan yang bisa mengairi 1000 lebih hektar sawah yang sekarang kekurangan air,” urainya.

Menyikapi perjuangan aspirasi ini menurut Capt Remly harus menerapkan prinsip Ora Et Labora.
” Seperti pepatah kuno saya pinjam dari Santo Benekdiktus Ora Et Labora , Bekerja dan Berdoa , Berdoa dan bekerja. Saya sudah bekerja dan nanti saya berdoa. Dalam doa sebentar malam, biasanya saya dikeluarga setiap hari ada ibadah tiap malam saya akan titipkan dalam doa untuk bapak Gubernur dan Wagub agar diberi hikmat ,kesehatan, kemampuan dan hati boleh tergerak agar bisa merealisasikan untuk semua aspirasi dan juga ketua dewan panutan saya bapak ketua saya akan bisikan mohon titipkan dalam doa agar aspirasi masyarakat bisa terealisasi. Pak Ketua panutan saya adalah orang beriman,” ungkap Capt.Remly.

Pernyataan Capt Remly ini langsung disambut oleh Ketua DPRD Sulut dr.Fransiscus Andi Silangen, SpB.KBD dengan mengutip Kitab Yakobus 5;16B “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

(Deasy Holung)