ManadoTEMPO-Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendukung kebangkitan sepak bola daerah kembali ditunjukkan Gubernur Yulius Selvanus. Kamis 08 Januari 2026, Gubernur Yulius menyempatkan diri hadir langsung di Stadion Klabat Manado untuk menyaksikan laga Persma Manado menghadapi Wolfpack Minahasa Utara.
Kehadiran Gubernur Sulut tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi skuad Persma Manado yang tengah menjalani fase pemantapan tim jelang kompetisi Liga IV. Sejak awal pertandingan, YSK akrab disebut tampak mengikuti jalannya laga dan memberikan perhatian penuh terhadap permainan yang ditampilkan kedua tim.
Usai pertandingan, Gubernur menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan semangat juang para pemain Persma. Ia menegaskan bahwa pembinaan yang konsisten, disiplin latihan, serta kekompakan tim menjadi kunci utama dalam membangun prestasi sepak bola Sulawesi Utara.
“Persma Manado memiliki sejarah dan kebanggaan bagi daerah ini. Terus jaga semangat, bermain dengan sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik di setiap pertandingan,” pesan Gubernur.
Pertandingan tersebut juga dihadiri jajaran manajemen Persma Manado yang dipimpin Presiden Direktur Persma, Harvani Boki. Ia menyampaikan optimisme timnya dalam menatap kompetisi Liga IV dan berkomitmen menjaga performa positif tim.
Atmosfer pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan suporter yang memadati Stadion Klabat. Dukungan langsung dari Gubernur Sulut dan manajemen klub diharapkan semakin memperkuat mental bertanding Persma Manado dalam menghadapi agenda kompetisi ke depan.
PERSAINGAN KETAT
Persaingan di kompetisi Liga IV Indonesia Zona Sulawesi Utara diprediksi berlangsung ketat. Sejumlah tim tradisional dan kuda hitam dipastikan tampil dengan kekuatan penuh, di antaranya Persibom Bolaang Mongondow, Persmin Minahasa, Persmitra Minahasa Tenggara, serta wakil Kota Bunga Tomohon yang juga menyatakan kesiapan bersaing memperebutkan tiket ke fase berikutnya.
Dengan peta kekuatan yang semakin merata, setiap pertandingan di Liga IV Zona Sulut dipastikan berlangsung sengit dan menuntut konsistensi serta mental bertanding yang kuat. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Persma 1960 Manado untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu tim bersejarah di Sulawesi Utara.
(tonnymait)
