ManadoTEMPO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bergerak cepat memastikan keselamatan dan kesehatan warga terdampak bencana di Kepulauan Siau. Atas arahan langsung Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK), lima warga korban bencana dirujuk ke Rumah Sakit Prof. Dr. R. D. Kandouw Manado untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Asisten I Pemprov Sulut Denny Mangala mengatakan, langkah tersebut diambil setelah Gubernur YSK menurunkan Tim Kesehatan Provinsi Sulut guna melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi korban bencana di lapangan.
Pak Gubernur langsung menginstruksikan tim kesehatan provinsi yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Sulut, Ibu Rima Lolong, untuk turun ke Siau dan memastikan kondisi kesehatan warga terdampak,” ujar Mangala kepada wartawan.
Tim medis melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi, mulai dari pos pengungsian, fasilitas puskesmas, hingga Rumah Sakit Sawang di Kabupaten Kepulauan Sitaro. Dari hasil evaluasi medis tersebut, ditemukan lima pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut karena keterbatasan fasilitas kesehatan setempat.
Kelima pasien tersebut terdiri dari empat orang dewasa dan satu anak-anak. Selanjutnya, proses rujukan dilakukan dengan pengawalan ketat menggunakan kapal milik Bakamla Sulawesi Utara, didampingi langsung oleh Bupati Kepulauan Sitaro menuju Manado.
Menurut Mangala, keputusan rujukan merupakan hasil peninjauan langsung Gubernur YSK bersama Forkopimda Sulut terhadap kondisi warga terdampak bencana.
“Setelah melihat langsung kondisi korban di pengungsian, puskesmas, dan rumah sakit di Siau, Pak Gubernur menilai ada pasien yang penanganannya perlu ditingkatkan karena keterbatasan sarana medis,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, kelima pasien dinyatakan memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit rujukan yang memiliki fasilitas dan tenaga medis lebih lengkap.
“Hari ini pasien sudah diberangkatkan dari Siau menggunakan Kapal Bakamla. Setibanya di Pelabuhan Laut Munte Likupang, mereka langsung dijemput ambulans dan dibawa ke RSKandouw Manado,” tambah Mangala.
Ia menambahkan, beberapa pasien mengalami luka serius yang membutuhkan penanganan dokter spesialis. Oleh sebab itu, tim kesehatan yang diterjunkan ke lokasi memang terdiri dari tenaga medis dengan keahlian khusus.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap seluruh pasien yang dirujuk dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa di daerah asal mereka, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
(tonnymait)
