ManadoTEMPO, Jakarta-Usai melakukan pengecekkan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 di Manado, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan PON Beladiri Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Utara.

Rakor berlangsung di Ruang Rapat Lantai 9, KONI Pusat, Gedung Direksi PPK GBK, Senayan, Jakarta, pada Senin hingga Selasa, 2–3 Februari 2026.
Rakor ini diikuti Pengurus Besar/Pengurus Pusat (PB/PP) induk organisasi cabang olahraga beladiri yang akan dipertandingkan dalam PON Beladiri 2026. Pada hari pertama, Senin 02 Februari 2026, agenda diikuti cabang olahraga Anggar, Hapkido, Kick Boxing, dan Beladiri Campuran (MMA).
Sementara pada hari kedua, Selasa 03 Pebruari 2026, diikuti cabang Kurash, Muaythai, Tinju, dan Yongmoodo.
Dalam undangan resmi yang ditandatangani Sekretaris Jenderal KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS, rakor ini membahas sejumlah agenda penting, antara lain nomor pertandingan, peralatan pertandingan, kebutuhan panitia pelaksana, serta layout dan overlay venue.
KONI Pusat berharap melalui rakor ini seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan persepsi dan langkah dalam menyukseskan pelaksanaan PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara sebagai tuan rumah, sehingga penyelenggaraan dapat berjalan profesional, tertib, dan sesuai standar nasional maupun internasional.
Sementara itu, Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP PERTINA) bersama KONI Pusat, KONI Provinsi Sulawesi Utara, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut Yulius Selvanus melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri Tahun 2026 di Jakarta.
Rakor ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan cabang olahraga beladiri, khususnya tinju, agar para atlet mampu tampil maksimal dan meraih prestasi tertinggi. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai aspek teknis, mulai dari nomor pertandingan, peralatan, kesiapan venue, hingga dukungan panitia pelaksana.
PP PERTINA menegaskan komitmennya untuk memastikan atlet-atlet tinju Indonesia menjadi juara dan membawa pulang prestasi membanggakan, sekaligus mendapatkan apresiasi dan penghargaan baik dari penyelenggara maupun pemerintah daerah masing-masing.
Kehadiran KONI Pusat, KONI Provinsi Sulawesi Utara, serta dukungan langsung Gubernur Sulut Yulius Selvanus mempertegas keseriusan menjadikan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah PON Beladiri 2026 yang sukses dan berprestasi.
Sebagai daerah yang dikenal sebagai rumah dan tempat lahirnya para legenda tinju Indonesia, Sulawesi Utara diharapkan kembali mencetak juara-juara baru dan mengukuhkan kejayaan PERTINA untuk selama-lamanya.
(tonnymait)
