ManadoTEMPO-KONI Sulawesi Utara melaporkan kesiapan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri kepada Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, menyusul penetapan tiga arena pertandingan di kompleks Gelanggang Olahraga Robert Wolter Mongisidi (RWM) Sario, Manado.
Ketua KONI Sulut Jerry Waleleng mengatakan laporan tersebut disampaikan setelah KONI Pusat bersama KONI Sulut menyepakati penggunaan Hall A, Hall B, dan Lapangan Tenis Indoor sebagai lokasi pertandingan delapan cabang olahraga bela diri yang akan digelar pada akhir Juli 2026.
Menindaklanjuti laporan itu, Gubernur Yulius menyatakan dukungan penuh dan akan segera menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk melakukan pembenahan venue agar memenuhi standar nasional.
Saat ini, tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah (PUPRD) Provinsi Sulut telah melakukan peninjauan lapangan sebagai persiapan perbaikan fasilitas.
KONI Sulut berharap seluruh venue yang digunakan nantinya memiliki kualitas setara dengan arena PON Bela Diri di Kudus, Jawa Tengah, pada Oktober 2025 lalu.
Diketahui, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat telah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Utara. Rakor berlangsung di Ruang Rapat Lantai 9, KONI Pusat, Gedung Direksi PPK GBK, Senayan, Jakarta, pada Senin hingga Selasa, 2–3 Februari 2026.
Rakor ini diikuti Pengurus Besar/Pengurus Pusat (PB/PP) induk organisasi cabang olahraga beladiri yang akan dipertandingkan dalam PON Beladiri 2026. Pada hari pertama, Senin 02 Februari 2026, agenda diikuti cabang olahraga Anggar, Hapkido, Kick Boxing, dan Beladiri Campuran (MMA).
(tonnymait)
