Gerakan Indonesia ASRI, Farly Kotambunan Terjunkan Ratusan Personel Satpol PP

oleh -1612 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) memberikan dukungan penuh terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) melalui aksi kerja bakti serentak di tujuh titik kawasan pesisir Kota Manado, Jumat 06 Pebruari 2026.

Kasatpol PP Sulut Farly Kotambunan, SE, di lokasi kegiatan mengatakan sebanyak 115 personel dikerahkan untuk mendukung aksi bersih-bersih tersebut. Hingga siang hari, sampah yang terkumpul mencapai 135 karung di lokasi kerja bakti sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa, Jl. Pogidon VIII Boulevard.

“Memang sampah terlihat banyak yang mengapung di air laut hingga semua personil turun ke laut untuk mengangkat sampah,” ungkapnya.

“Saat ini kami masih menunggu armada pengangkut sampah dari DLH untuk ditimbang, diperkirakan sekitar tiga unit dump truck,” ujar Kotambunan.

Kegiatan ini melibatkan seluruh perangkat daerah dan biro di lingkungan Pemprov Sulut, serta personel TNI, yang bersama-sama membersihkan kawasan pesisir di sejumlah titik strategis, mulai dari Manado Beach Walk II, Pantai Los Bahu, God Bless Park, Jembatan Kuning Boulevard, hingga kawasan Pasar Bersahati dan Boulevard II.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus pun turut turun langsung melakukan aksi bersih-bersih sekaligus memantau jalannya kegiatan di setiap spot. Usai meninjau kawasan pesisir, Gubernur juga menyempatkan diri mengunjungi Museum Provinsi Sulawesi Utara untuk melihat progres pembangunannya.

“Hari ini kita lihat sampah memang masih menjadi tantangan untuk kita semua. Kita berharap masyarakat segera sadar, mari kita budayakan hidup bersih,” ujar Gubernur Yulius.

Ia menambahkan, pemerintah hadir memberi contoh di tengah masih adanya masyarakat yang membuang sampah sembarangan. “Apa yang kita buat hari ini akan kita jadwalkan rutin. Rutinitas ini lama-lama akan menjadi budaya,” tambahnya.

Aksi Pemprov Sulut diawali dengan apel pagi pukul 07.00 WITA yang dipimpin kepala OPD masing-masing di titik lokasi yang telah ditentukan. Kepala perangkat daerah dan biro turut mengawasi langsung pelaksanaan kerja bakti serta mendokumentasikan kondisi lokasi sebelum dan sesudah kegiatan.

Sampah dikumpulkan secara terpilah antara organik dan anorganik, kemudian ditimbang dan dicatat dengan alat timbang yang disiapkan oleh DLH Kota Manado untuk memudahkan proses pengangkutan.

Plh Sekprov Sulut Denny Mangala menegaskan seluruh kekuatan dikerahkan untuk menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap dapat tercipta lingkungan pesisir yang bersih, sehat, dan tertata, sekaligus meningkatkan kesadaran aparatur serta masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan ruang publik,” ungkap Mangala.

(tonnymait)