Gubernur Yulius Lantik 62 Pejabat Pemprov Sulut

oleh -1967 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO-Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas dilingkungan Pemprov Sulut dilakukan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus di Wisma Negara Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Senin 09 Pebruari 2026, sore ini.

Sedikitnya, ada 62 pejabat yang diambil sumpah sebagaimana dikatakan Gubernur Yulius saat memberikan arahan usai satu per satu nama pejabat tersebut dipanggil.

Pelantikan pejabat kali ini bisa dikatakan yang terbanyak sepanjang Gubernur Yulius dan Wagub Victor Mailangkay memimpin Provinsi Nyiur Melambai. Dimana jabatan pejabat struktural, mulai dari eselon II, III, hingga IV yang diambil sumpah.

Sejumlah nama mencuat dalam daftar pengisian jabatan sebut saja, Jemmy Ringkuangan kini menjabat Assisten II yang sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulut. Sementara Steven Liow ditunjuk sebagai Staf Ahli Gubernur.
Rahel Rotinsulu jabat Kepala dinas Ketahanan Pangan dan Darwin Muksin ditunjuk sebagai Kepala Dinas Perkebunan.

Selain itu, Susan Pangalila dan Roldy Mailangkay juga terlihat berdiri saat pemanggilan nama dalam prosesi pengisian jabatan.

Pelantikan ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemprov Sulut dalam membangun birokrasi yang profesional, responsif, dan siap menjawab tantangan pelayanan publik di Provinsi Sulut.

Gubernur Yulius pun tidak lupa menghaturkan terimakasih kepada jajaranya karena telah membuat sektor ekonomi di Sulut tumbuh positif dibandingkan sengan sebelumnya.

Diketahui, produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp204,75 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp113,66 triliun. Secara kumulatif, ekonomi Sulut tumbuh 5,66 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi lapangan usaha, sektor industri pengolahan tampil sebagai penggerak utama dengan pertumbuhan tertinggi mencapai 9,97 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, ekspor luar negeri melonjak 28,42 persen, menandakan meningkatnya daya saing produk Sulut di pasar internasional.

Performa ekonomi semakin menguat di akhir tahun. Pada triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,95 persen secara tahunan. Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencatat lonjakan tertinggi hingga 20,67 persen, seiring pulihnya sektor pariwisata dan menguatnya UMKM.

Secara kuartalan, ekonomi Sulut tumbuh 7,02 persen, didorong peningkatan belanja pemerintah sebesar 21,75 persen serta pertumbuhan sektor jasa lainnya yang mencapai 20,61 persen.

Dari sisi ketenagakerjaan, jumlah angkatan kerja pada November 2025 mencapai 1,43 juta orang, meningkat dibanding periode sebelumnya. Penduduk bekerja bertambah menjadi 1,35 juta orang, dengan sektor pengadaan listrik, air, dan gas sebagai salah satu penyerap tenaga kerja terbesar. Proporsi pekerja formal pun meningkat menjadi 46,93 persen.

Kondisi tersebut turut menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 5,78 persen, turun 0,21 persen poin. Artinya, semakin banyak warga Sulut yang memperoleh pekerjaan.

Indikator kesejahteraan sosial juga menunjukkan tren positif. Persentase penduduk miskin pada September 2025 tercatat 6,62 persen, turun dibanding Maret. Di wilayah perkotaan, angka kemiskinan menyusut menjadi 3,95 persen, meski wilayah perdesaan masih menjadi perhatian dengan persentase 10,11 persen.

Sementara itu, tingkat ketimpangan pengeluaran (gini ratio) menurun menjadi 0,341. Berdasarkan standar Bank Dunia, kelompok 40 persen terbawah kini menikmati hampir 19,90 persen total pengeluaran, mencerminkan distribusi pendapatan yang semakin merata.

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut dihadiri Wagub Sulut Victor Mailangkay, Sekretaris Provinsi Sulut Denny Mangala, Fokopimda seperti Kajati Sulut serta pejabat lingkup Pemprov Sulut, Staf Khusus Gubernur.

(tonnymait)