ManadoTEMPO-Laga Derby Sulut antara Persmin Minahasa dan Persma Manado berlangsung sengit dan penuh tensi di Stadion Klabat Manado, Sabtu 28 Pebruari 2026.
Sejak kickoff pluit wasit Tommy Manggopa berbunyi, kedua tim tampil ngotot sejak menit awal, namun hingga turun minum skor tetap imbang tanpa gol. Memang Persma Manado yang diarsiteki Feryandes Rozialta sebenarnya bisa unggul lebih dulu ketika mendapatkan hadiah pinalti, namun hadiah tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua Penuh Drama
Memasuki babak kedua, Persmin melakukan pergantian penjaga gawang. Juviero (30) ditarik keluar dan digantikan Savio Sepang (20) untuk menambah soliditas di bawah mistar.
Persmin tampil lebih taktis dan menekan di awal babak kedua. Kerja sama lini tengah yang diperkuat Juan Jonatan Taba (19) dan Ferdinanur Adil (21), Rizky (25) mampu menjaga keseimbangan permainan serta mengalirkan bola ke lini depan.
Namun laga berubah dramatis pada menit ke-60. Harun Vendy harus menerima kartu merah melanggar pemain Persma yang sudah berhadapan dengan kiper Persmin, membuat tim berjuluk Manguni Makasiow bermain dengan 10 orang. Di menit yang sama, justru Michael Saupei (7), striker andalan Persmin yang kerap mengacak-acak pertahanan sisi kanan Persma Manado, berhasil memecah kebuntuan lewat serangan balik cepat dan membawa timnya unggul 1-0.
Tertinggal satu biji gol, dan unggul jumlah pemain, Persma Manado mencoba meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang tercipta, termasuk dari situasi bola mati, tetapi lini belakang Persmin tampil disiplin dan tanpa kompromi membuang setiap ancaman.
Pada menit ke-81, lagi Michael Saupei kembali menunjukkan ketajamannya. Memanfaatkan bola liar di depan gawang, ia sukses mencetak gol kedua sekaligus menggandakan keunggulan Persmin menjauh 2-0.
Persma tak menyerah di kandang sendiri mereka kembali melakukan tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil ketika Exel Suud (9) memperkecil ketertinggalan lewat sundulan tajam yang tak mampu dihalau kiper Persmin. Skor berubah Persma Manado perkecil ketertinggalan menjadi 2-1 di menit-menit akhir pertandingan.

Di sisa waktu pertandingan, Persma terus berupaya menyamakan kedudukan, namun hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan Persmin Minahasa.
Kemenangan ini menjadi bukti mentalitas kuat Persmin yang mampu tetap tampil efektif meski harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 60.
“Hasil ini tentunya menjadi modal kami. Meski komposisi pemain yang ada tetap di pertajam karena masih melakukan perekrutan pemain melalui seleksi,” ungkap Pelatih Kepala Marthen Tao dan Asisten Pelatih Stanley Mamuaja.
Dari Persma Manado, Manajer Christian Yokung mengatakan, hasil ini adalah yang terbaik untuk melakukan evaluasi.
“Saya pastikan di liga 4 nanti Persma Manado akan tampil lebih menggigit dengan membawa hasil positif. Meski ini adalah laga persahabatan namun sangat baik untuk mental pemain menatap pertandingan yang sebenarnya di Liga 4 mendatang,” ungkap Staff Khusus Gubernur bidang Olahraga ini.
(tonnymait)
