KONI Sulut: Seleksi Daerah Jadi Fondasi Pelatda Basket Sulut Menuju PON 2027

oleh -1553 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO-Seleksi daerah (Selekda) bola basket yang digelar di Bears Hall Basket Ring Road menjadi bagian penting dari program pemusatan latihan daerah (Pelatda) jangka panjang Sulawesi Utara dalam menatap ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (27 Maret 2026), ini diikuti oleh para atlet terbaik hasil penjaringan dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulut. Para pemain yang terakomodir merupakan hasil evaluasi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sulut pada ajang Porprov 2025 yang digelar pada medio November hingga Desember lalu.

Sebanyak 26 atlet kelompok umur kelahiran tahun 2006 mengikuti seleksi ini. Nantinya, jumlah tersebut akan mengerucut menjadi 20 pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi Pra-PON.

Kegiatan seleksi turut dihadiri jajaran pengurus olahraga daerah, di antaranya Ketua Umum KONI Sulut Jerry Waleleng, Plt Sekretaris Umum KONI Sulut Richard Kudiman, Wakil Ketua II KONI Sulut Christian Yokung yang juga Staf Khusus Gubernur Bidang Olahraga, perwakilan Bidang Pembinaan dan Prestasi Robby Lumi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulut, serta Wakil Ketua Perbasi Sulut Clay Dondokambey. Hadir pula Sekretaris Umum Perbasi Sulut sekaligus pengurus KONI Sulut, Micel Tansil.

Ketua Umum KONI Sulut, Jerry Waleleng, menegaskan bahwa seleksi ini merupakan langkah strategis dalam membangun kekuatan tim basket Sulawesi Utara secara berkelanjutan. Ia menilai, proses penjaringan atlet sejak dini sangat penting untuk memastikan kesiapan menghadapi kompetisi nasional.

“Seleksi ini bukan sekadar mencari pemain terbaik saat ini, tetapi bagian dari investasi jangka panjang untuk membentuk tim yang solid dan kompetitif menuju PON 2027. Kami ingin memastikan bahwa atlet yang terpilih benar-benar siap secara teknik, fisik, dan mental,” ujar Waleleng.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara KONI Sulut, Perbasi, dan pemerintah daerah dalam mendorong pembinaan olahraga yang terarah.

“Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga. Dengan pembinaan yang berjenjang dan terukur, kami optimistis prestasi bola basket Sulut akan terus meningkat dan mampu bersaing di level nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Sekum KONI Sulut, Richard Kudiman, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pelatda mandiri yang digagas Perbasi Sulut. Menurutnya, langkah ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga dan meningkatkan prestasi bola basket daerah.

“Pelaksanaan Pelatda mandiri ini sangat kami apresiasi. Apalagi tim basket Sulut telah menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali perak pada PON Papua dan PON Aceh-Medan,” ujar Kudiman.

Ia menambahkan, dengan persiapan yang lebih matang, tim basket Sulut diharapkan mampu tampil lebih baik pada PON mendatang di NTT-NTB dengan target meraih medali emas.

Menariknya, seleksi ini juga mendapat perhatian langsung dari pelatih tim nasional basket, Yobel Sondakh, yang turut memantau jalannya proses penjaringan atlet. Kehadiran legenda basket nasional tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para atlet maupun pengurus.

“Kami merasa bangga karena seleksi ini dipantau langsung oleh pelatih timnas. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk benar-benar mendapatkan atlet yang siap bersaing dan membawa nama Sulawesi Utara di tingkat nasional,” tambah Kudiman.

Melalui seleksi ketat ini, diharapkan terbentuk tim basket Sulut yang solid, kompetitif, dan mampu mengukir prestasi lebih tinggi pada PON 2027 mendatang.
(tonnymait)