PP IBCA MMA Tunjuk Tim Karateker Pengprov Sulut, Siapkan Musprov dalam 45 Hari

oleh -1559 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO-Pengurus Pusat Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (PP IBCA MMA) resmi menunjuk Tim Karateker untuk memimpin sementara kepengurusan Pengprov IBCA MMA Sulawesi Utara (Sulut). Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 004 Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 17 Maret 2026.

Artinya, keputusan ini diambil menyusul berakhirnya masa bakti kepengurusan sebelumnya per 4 Maret 2026. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memastikan roda kepengurusan tetap berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IBCA MMA.

Dalam SK tersebut, PP IBCA MMA menunjuk tiga nama sebagai Tim Karateker Pengprov IBCA MMA Sulawesi Utara, yakni Maraden Lumbantoruan (Sekjen PB MMA) , Richard YM Kundiman (Plt Sekum KONI Sulut), dan DR Jan Lengkong (Kabid Organisasi KONI Sulut).

Tim Karateker diberikan mandat untuk menjalankan fungsi kepengurusan sementara, termasuk melakukan konsolidasi organisasi serta membangun komunikasi aktif dengan KONI Provinsi Sulawesi Utara maupun pengurus kabupaten/kota se-Sulut.

Selain itu, tugas utama yang diemban adalah mempersiapkan dan melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) dalam waktu paling lambat 45 hari sejak SK ditetapkan. Musprov tersebut bertujuan untuk memilih Ketua Umum Pengprov IBCA MMA Sulawesi Utara secara sah dan demokratis sesuai ketentuan organisasi.

PP IBCA MMA menegaskan, seluruh aspek teknis pelaksanaan tugas karateker menjadi tanggung jawab bersama tim dengan tetap berpedoman pada aturan serta arahan resmi dari pengurus pusat.

Dipastikan, keputusan tersebut juga memiliki kekuatan hukum yang sah dan berlaku sejak tanggal ditetapkan. Namun, apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Dengan begitu, penunjukan ini diharapkan proses transisi kepengurusan IBCA MMA di Sulawesi Utara dapat berjalan lancar serta mampu memperkuat pembinaan olahraga beladiri campuran amatir di daerah.
(tonnymait)