Gubernur Yulius Selvanus Lepas 15 Peserta Magang Jepang, Dorong SDM Sulut Go Internasional

oleh -1633 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO-Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diperkuat. Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK), secara resmi melepas 15 peserta program magang kerja ke Jepang dalam seremoni di Wisma Negara Bumi Beringin, Senin 06 April 2026.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT. Indonesia Nippon Anugerah dan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, sebagai upaya membuka akses kerja global bagi lulusan daerah, khususnya siswa SMK.

Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Femmy Suluh, menjelaskan bahwa para peserta akan ditempatkan di Fukuoka, Jepang, dengan fokus pada sektor industri pangan. Selain itu, sekitar 50 calon peserta lainnya masih dalam proses seleksi.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa program ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda.

Ia juga mengingatkan bahwa kesempatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal, dengan menjunjung tinggi disiplin, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan baru.

Kunjungan Langsung di Jepang: Bukti Dampak Nyata Program

Realisasi dari program ini menyusul kunjungan kerja tim Pemerintah Provinsi Sulut ke Jepang beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Anik Yulius Selvanus selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut, didampingi Asisten I Denny Mangala, Kepala Bappeda Elvira Katuuk, Kepala Dinas Pendidikan Femmy Suluh, serta Kepala Biro Umum Setprov Putu Ani.

Kehadiran rombongan ini menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap para lulusan SMK yang mengikuti program kerja dan magang di Jepang.

Dalam agenda kunjungan di Tokyo dan Nagasaki, Ketua TP-PKK berdialog langsung dengan para peserta. Dari hasil pertemuan tersebut, diketahui bahwa kondisi para pekerja cukup baik dan mendapatkan perhatian dari perusahaan tempat mereka bekerja.

Para peserta mengungkapkan bahwa mereka memperoleh kesejahteraan yang memadai, sekaligus memiliki peluang untuk mengelola penghasilan secara produktif.

Bahkan, sejumlah peserta telah mulai berinvestasi di kampung halaman, mulai dari renovasi rumah, usaha peternakan kecil, hingga membantu permodalan usaha keluarga di Sulawesi Utara.

Para pekerja juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Yulius Selvanus Komaling yang dinilai memberikan perhatian besar terhadap pengembangan tenaga kerja muda, serta memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan mereka selama bekerja di luar negeri.

Program ini diharapkan terus berlanjut dan berkembang, menjadi jembatan bagi generasi muda Sulut untuk meraih pengalaman global sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga di daerah.

(tonnymait)