Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene Desak Pemerintah Daerah Masifkan Edukasi Penanganan Campak

oleh -66 Dilihat
oleh
Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, SE

JAKARTA, ManadoTEMPO– Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, SE, memberikan instruksi tegas kepada seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia untuk segera memperkuat langkah edukasi terkait penanganan dan pencegahan penyakit campak.

Hal ini menyusul perlunya kewaspadaan dini terhadap potensi lonjakan kasus di berbagai wilayah.

​Dalam keterangannya, Senin, 6 April 2026, Felly menekankan bahwa kunci utama dalam memutus rantai penularan campak bukan hanya terletak pada fasilitas medis, melainkan pada pemahaman masyarakat.

​Felly meminta agar sosialisasi tidak hanya dilakukan secara formal oleh Dinas Kesehatan, tetapi harus menjangkau lapisan masyarakat paling bawah melalui kolaborasi berbagai pihak.
​”Upaya edukasi publik harus diperkuat secara masif dan melibatkan berbagai pihak. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri dalam menghadapi ancaman penyakit menular ini,” ujar Felly.

​Menurutnya, keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga perangkat desa sangat diperlukan untuk memberikan informasi yang akurat mengenai bahaya campak dan cara penanganannya.


​Lebih lanjut, legislator asal Sulawesi Utara ini menyoroti bahwa hambatan utama di lapangan adalah masih rendahnya literasi kesehatan terkait pencegahan penyakit. Banyak orang tua yang masih ragu atau tidak memahami pentingnya perlindungan melalui medis.
​”Karena tantangan terbesar saat ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan, khususnya melalui imunisasi,” tegas Felly.

Pemda diminta memastikan cakupan imunisasi rutin lengkap mencapai target di setiap daerah.
​Lawan Disinformasi: Melakukan klarifikasi cepat terhadap mitos atau berita bohong (hoax) terkait vaksin campak.

​Dirinya juga .eminta puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk proaktif melakukan deteksi dini jika ditemukan gejala campak pada anak-anak.

​Penyakit campak merupakan infeksi virus yang sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan benar. Melalui penguatan edukasi dan cakupan imunisasi yang luas, diharapkan Indonesia dapat meminimalisir risiko Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di masa mendatang.

(Deasy Holung)