Eugenie Mantiri Suport 6 Point Arahan Gubernur Dalam Menjaga Keamanan Dan Stabilitas

oleh -676 Dilihat
oleh
Gubernur Sulut, Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus, SE dan Legislator Komisi I dari Fraksi PDIP, Eugenie Mantiri, SPd.MAP

 

SULUT, ManadoTEMPO- Anggota Komisi I DPRD Sulut, Eugenie Mantiri, S.Pd.MAP memberikan dukungan dan suport terhadap langkah Cepat yang diambil Gubernur Sulut, Mayjen TNI Purn.Yulius Selvanus, SE untuk tetap menjaga daerah Nyiur melambai Aman, dan damai serta menjadi tujuan pariwisata.

Jelas Srikandi PDI Perjuangan ini, 6 Point yang disampaikan Gubernur harus bisa dijalanlan secara baik oleh Pemerintah Kab/Kota maupun stakhoder lainnya termasuk TNI/Polri, Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat sendiri.

” Kita tidak boleh meletakkan tanggungjawab penuh untuk keamanan pada TNI / Polri tapi ini tanggungjawab bersama semua pihak, termasuk kami anggota DPRD Sulut,” ujar Legislator Dapil Minut -Bitung ini.

Yang terpenting menurut Mantiri adalah masyarakat itu sendiri, untuk sama sama mrnjaga daerah yang kita cintai, hentikan miras bahkan ajakan ajakan yang memicu terjadinya tawuran.

Dirinya juga melihat peran penting tokoh umat, tokoh masyarakat untuk senantiasa selalu hadir memberi edukasi bahkan juga bimbingan rohani agar tidak melakukan kejahatan.

Personil Komisi I Dewan Sulut ini juga memberi diukungan kepada TNI/Polri melakukan Razia, Sweeping barang tajam, miras guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan.

Sebagaimana diketahui Gubernur YSK telah menyampaikan surat yang ditujukkan keapda Pemerintah Kab/Kota untuk ditindaklanjuti .

Adapun 6 Point yang dimaksud sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas menurut Suak yakni

1 Bupati/ Walikota melakukan Koordinasi drngan Forkopimda di wilayahnya masing masing
2. Mengaktifkan kembali Siskamling
diseluruh desa kelurahan RT/RW untuk deteksi dini
” Berdasarkan analisas kami ada 3 persoalan yang mendasari yakni miras, persoalan ekononi ketiga spontanitas. Tiba tiba terjadi, belum terdeteksi persoalan sudajmh terjadi,” terang Suak.
3. Bupati /Walikota melelakukan Koordinasi dengan TNI dan Polri, Kapolda, Pangdam, danrem untuk memastikan keamanan.
4. Partisipaai masyarakat melalui sosialisasi .
5 Mengimbau btokoh agama, tokoh masyarakat untuk melakukan edukasi kepada umat, baik di gereja , mesjid, vihara guna sama sama men jaga kebersamaan ,kamanan ketertiba.
6 Setiap pensldatang yang menetap didesa dan kelurahan , untuk melaporkan kepada pemerintah 1*24 jam

Mari kita dukung bersama langakah dan upaya pemerintah dalam menjaga Sulut tetap aman, damai dan menjadi daerah tujuan pariwisata.

(Deasy Holung)