141 Blok Tambang Dikunci Pemerintah Pusat, Ketua Pansus Henry Walukow: Ini Hadiah Terbaik Gubernur YSK Untuk Penambang

oleh -961 Dilihat
oleh
Ketua Pansus RTRW , Henry Walukow, SE

SULUT, ManadoTEMPO -Pansus RT RW Sulut tahun 2025-2044 yang dipimpin Ketua Henry Walukow, SE telah memasuki babak akhir dalam pembahasan

Dimana pada Senin, 8 September 2025 Pansus bersama Pemerintah Sulut sudah hampir menuntaskan pembahasan.
Ketua Pansus Henry Walukow, SE  usai rapat menjelaskan sudah 133 pasal yang tuntas dibahas dan hanya tertinggal 1 pasal.

” Jadi pansus sudah menyelesaikan pembahasan untuk 133 Pasal yabg tertinggal 1 Pasal untuk kemudian masuk pada penutup,” ujarnya.

Menurut Sekretaris Fraksi Demokrat ini pihaknya masih menunggu jadwal lintas sektor pada 16 September 2025, kemudian masuk pada persetujuan substansi.

“Persetujuan substansi menjadi dasar paripurna tahap 2 atau Penetapan Ranperda ini, sehingga syarat-syarat persetujuan harus diperhatian secara baik,” ungkap anggota Komisi 1 DPRD Sulut ini.

Tambah Henry Walukow, untuk mengisi waktu yang ada maka Pansus akan melakukan pendalaman terhadap masukan dan saran dari berbagai pihak yang disampaikan masyarakat.

“Kami akan lakukan pendalaman wilayah pertambangan, batas-batas wilayah dan reklamasi serta batas yang belun tuntas seperti Manado-Tikela Minahasa, Manado-Minut,” ujar Legislator dua periode ini.

Henry berharap setalah Ranperda ini diketuk, maka semua persoalan yang terjadi di wilayah tata ruang sulut sudah selesai.

“Tidak ada lagi komplein komplain karena sudah diberi ruang,” tandasnya.

Henry Walukow juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Sulut karena ternyata ada 141 blok yang telah dikaji kementrian dan dikunci sehingga tidak bisa lagi diterbitkan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

“Ini luar biasa Pak Gubernur kita, karena ternyata ada 141 blok yang dikaji kementerian dari yang kami tahu 30 Blok. Ini akan diberikan ruang untuk bisa dikelolah menjadi pertambangan Rakyat melalui Izin Pertambangan Rakyat (IPR),” ungkapnya.

Jika disetujui semua maka akan menjadi hadiah terindah Pemerintah Sulut kepada Penambang yang ada didaerah ini.
“Kemauan kuat Pak Gubernur Yulius untuk kesejahteraan Rakyat terbukti jelas dalam memberikan ruang dan peluang bagi masyarakat lewat pengajuan blok ini,” ungkapnya.

Bukan hanya itu menurut Henry ini akan membuka banyak lapangan kerja sekaligus multiplayer efek besar bukan hanya tambang tapi juga bagi usaha kuliner dan jasa lainnya.

“Embrio yang ditanamkan pemerintah sudah ada sebagai wujud niat baik pemerintah, semoga hasinya juga akan baik,” harap Walukow.

(Deasy Holung)