Wakil Wali Kota Tomohon Buka Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial dan Ekonomi

oleh -1383 Dilihat

Manadotempo Tomohon,

Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, mewakili Wali Kota Caroll Senduk, membuka kegiatan sosialisasi pengarusutamaan gender di Kota Tomohon. Dalam sambutannya, Rumajar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam berbagai bidang pembangunan.

 

“Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan minat dan peran perempuan di bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi. Ini bukan sekadar tuntutan keadilan, tetapi kebutuhan mendesak untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif, adil, dan sejahtera,” ujar Rumajar.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Tomohon memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan yang responsif gender. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program afirmasi yang menyasar lima kelompok rentan, yaitu perempuan, anak, lansia, difabel, dan masyarakat miskin.

Rumajar juga menyoroti masih adanya kesenjangan gender yang berdampak signifikan terhadap perempuan, seperti diskriminasi, beban ganda dalam rumah tangga, serta kerentanan terhadap kehilangan pekerjaan dan kekerasan.

“Kesetaraan gender adalah persoalan pokok dalam pembangunan. Karena itu, pemerintah terus mendorong strategi pengarusutamaan gender agar kebijakan dan program pembangunan memperhatikan kebutuhan serta aspirasi perempuan dan laki-laki secara seimbang,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3AD) Kota Tomohon, Masna Pioh, S.Sos, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program arus utama gender dan pemberdayaan perempuan.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan, serta memberikan penguatan kepada masyarakat khususnya kaum perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi,” jelas Pioh.

Ia juga menekankan pentingnya memahami perbedaan antara konsep gender dan jenis kelamin. “Kalau jenis kelamin berbicara soal biologis, maka gender berbicara tentang peran dan tanggung jawab sosial antara laki-laki dan perempuan. Keduanya harus berjalan seimbang demi kemajuan bersama,” tuturnya.

Untuk diketahui, peserta sosialisasi terdiri dari ibu-ibu perwakilan berbagai profesi dan unsur masyarakat dari kelurahan-kelurahan di Kota Tomohon. Tampak hadir sebagai narasumber, Kepala Badan Kesbangpol Kota Tomohon Stenly Mokorimban, serta seluruh kepala perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Tomohon.