Ketua TP PKK Sulut Bersyukur TKI SMK di Jepang Sejahtera dan Diperhatikan Perusahaan

oleh -1877 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO-Ketua Tim Penggerak(TP) PKK Provinsi Sulut Anik Wandriani mengunjungi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) lulusan SMK adalah Sulut yang bekerja di Jepang.

Kunjungan kerja (Kunker) ini selain berdialog dengan tenaga kerja Sulut, juga memastikan kondisi dan kesejahteraan para lulusan SMK Sulut yang ditampung sejumlah perusahaan yang tersebar di Jepang.

“Saya memastikan anak anak Sulut mendapatkan fasilitas yang layak dan sehat tidak berkekurangan dan sesuai dengan kontrak awal mereka bekerja, termasuk melihat dan memantau langsung fasilitas yang didapatkan. Saya sudah melihat sendiri anak-anak enjoy dalam bekerja untuk itu saya menghaturkan terimakasih untuk perusahaan-perusahaan yang sudah menampung dan pekerjakan mereka dengan baik,” ungkap penuh syukur Istri tercinta Gubernur Sulut Yulius Selvanus
yang didampingi Asisten I, Kepala Bappeda, Kadis Dikda dan Karo Umum.

Anik pun tidak lupa berterimakasih kepada Gubernur dan para dinas terkait Propinsi Sulut yang menginisiasi menyalurkan tenaga kerja ke luar Negri dan terus memantau setiap warga yang bekerja di perusahaan asing.

“Kami juga menghimbau setiap tenaga kerja yang bekerja di perusahaan asing mengikuti prosedur yang legal agar bisa dipantau dengan baik oleh pemerintah,” pesan Bunda PAUD Sulut ini.

Dari pertemuan dengan pihak perusahaan dan pekerja terjadi dialog, dan para pekerja menyampaikan bahwa mereka bekerja dengan baik serta mendapat perhatian dari perusahaan dengan memperoleh kesejahteraan, fasilitas yang memadai.

Menariknya, pengakuan dari pekerja tersebut, upah atau penghasilan bekerja di Jepang dipergunakan dengan berinvestasi, renovasi rumah, usaha peternakan, hingga memberikan modal usaha kepada keluarga di Sulawesi Utara.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Yulius Selvanus atas perhatian dan kepeduliannya,” serentak dikatakan pekerja saat itu

Ketua TP PKK Sulut menyampaikan pesan Gubernur Yulius agar pekerja tetap bekerja dengan semangat, menjaga kesehatan, menjaga nama baik daerah, serta selalu mengingat orang tua dan keluarga di Sulawesi Utara.

“Doa kami dan Gubernur Sulut untuk kesuksesan anak anak yang sementara bekerja di Jepang,” ungkap Anik sembari mendoakan seluruh peserta magang.
(tonnymait)