SULUT Manado TEMPO. Gerakan Pangan Murah yang dilaksanalan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara, melalui Dinas Ketahanan Pangan , menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bersubsidi di 28 lokasi menjelang Natal dan Tahun Baru, sebagai bentuk kepedulian
Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn.Yulius Selvanus. SE jelang Natal dan tahun baru mendapatkan apreseasi dari Legislator fraksi PDI Perjuangan Rhesa Waworuntu, SE .
Jelasnya, kegiatan ini tentunya sangat membantu bagi masyarakat , karena bisa memperoleh harga pangan yang murah sekaligus juga dapat menstabilkan harga dipasaran yang beranjak naik seiring meningkatnya kebutuhan jelang Nataru.
Menurut Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulut Rhesa Waworuntu, kepedulian Gubernur adalah bentuk responsif atas kebutuhan masyarakat yang patut diapreseasi.
” Tentunya sebagai representasi masyarakat dilembaga Dewan, kami patut mengapreseasi akan langkah bijak yang di ambil.Pak Gubernur lewat dinas pangan yang menggelar pasar murah. Pak Gubernur sangat jeli menangkap apa yang dirasakan dan dharapkan masyarakat,” ujarnya .
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulut, Dr. Franky Tintingon, S.STP, M.Si mengatakan, GPM menjual komoditas yang berkualitas dengan harga murah.
“GPM kali ini digelar dengan slogan Harga Turun, Suka Cita Naik. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Gubernur Sulut Yulius Selvanus. Atas arahan pak gubernur juga, GPM menjual produk yang berkualitas,” kata Tintingon.
Meski mengapreseasi gerakan pangan Murah, disisi lain, Anggota Dewan Dapil Minahasa – Tomohon ini meminta perhatian Pemerintah Sulut dan pihak terkait dengan antrian kendaraan disejumlah SPBU yang memulai memakan badan jalan diantaranya SPBU Boulevard, demikian juga dengan ketersediaan gas LPG 3 KG .
” Ini juga harus ada perhatian pemerintah karena saat ini antrian panjang sudah terlihat, agar diatur secara baik, begitupun ketersediaan gas LPG 3 Kilo yang terkadang menghilang dipasaran,” ungkapnya.
Kami saranlan agar ada tim khusus yang melalukan pengawasan atas kondisi kondiis ini sehingga warga akan merasa aman karena kebutuhan BBM ini bisa terpenuhi,” ucap Rhesa.
(Deasy Holung)
