Natal di Manado, Menteri Agama Turun Langsung Tegaskan Negara Hadir Jaga Kerukunan

oleh -1820 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO-Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA melakukan kunjungan kerja ke Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu–Kamis 24–25 Desember 2025, bertepatan dengan perayaan Natal 2025. Kunjungan ini menegaskan komitmen negara dalam menjaga kerukunan umat beragama dan memperkuat moderasi beragama.

Menteri Agama disambut Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay dan Assisten Denny Mangala bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Agenda kunjungan diawali di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado dengan peluncuran Kampus Moderasi Beragama, kolaborasi IAIN Manado dan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama menandatangani prasasti Kampus Moderasi Beragama, menandatangani aset Kementerian Agama yang bersumber dari SBSN dan pembiayaan lainnya, serta menyerahkan Sertifikat Hak Milik (SHM) Kampus Moderasi Beragama IAIN dan IAKN Manado. Menteri Agama juga dianugerahi Gelar Adat Mongondow sebagai bentuk penghormatan kearifan lokal.

Sore harinya, Menteri Agama menghadiri Dialog Lintas Agama bersama tokoh masyarakat dan lembaga keagamaan serta melakukan pembinaan ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sulut, IAIN Manado, dan IAKN Manado.

Masih di hari yang sama, Menteri Agama menyapa umat Katolik pada Perayaan Malam Natal di Gereja Katedral Hati Tersuci Maria Manado dan bersilaturahmi dengan Uskup Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC. Kehadiran tersebut menjadi simbol kehadiran negara bagi seluruh umat beragama tanpa diskriminasi.

Kunjungan dilanjutkan Kamis 25 Desember 2025 dengan kuliah subuh di Masjid Awwal Fathul Mubien serta silaturahmi di Gereja GMIM Sentrum Manado. Rangkaian lintas iman ini menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam merawat harmoni sosial di Sulawesi Utara.

Kepala Kanwil Kemenag Sulut, H. Ulyas Taha, menyatakan kunjungan Menteri Agama di momentum Natal menjadi penguatan moral bagi umat beragama dan ASN Kementerian Agama di daerah.

(tonnymait)