Telkomsel Serahkan Bantuan di Posko Bantuan Pemprov Sulut: BPBD Sulut Paling Tahu Masyarakat yang Terdampak 

oleh -1928 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO-Aksi simpatik Telkomsel membantu masyarakat korban dan terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) ditegaskan melalui penyerahan bantuan bencana di Posko Bantuan Bencana Kantor Gubernur Sulut, Jl 17 Agustus, Manado, Rabu 07 Januari 2025.

Manager Network Operation Telkomsel, Bernard sinaga disela penyerahan bantuan beras, telur, kasur/matras, mie instan, ikan kaleng, sabun mandi, masker, air mineral, selimut, odol/sikat gigi dan lainya menjelaskan, Telkomsel memilih menyerahkan bantuan di posko bantuan Pemprov Sulut karena Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemprov Sulut paling tahu mana masyarakat yang terdampak yang memang sangat membutuhkan.

“Karena BPBD Sulut yang paling tahu saudara kita korban terdampak banjir bandang di wilayah Sitaro,” terang Sinaga yang mengaku ikut menyerahkan bantuan korban bencana Gunung Ruang Tagulandang lalu.

Penyerahan bantuan tersebut diterima langsung Faldy Tumarah Kabid Pencegahan BPBD Sulut. Tumarah menjelaskan, semua bantuan yang masuk sesuai rencana akan dikirim melalui kapal laut.

“Nanti ketika tiba di wilayah bencana nanti langsung disalurkan ke korban banjir dan terdampak melalui BPBD Kepulauan Sitaro,” ungkap Tumarah.

Usai bantuan Telkomsel diterima dan didata BPBD Sulut, disusul Dinas Perindak Sulut dan Kadin Manado menyerahkan bantuan.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus pun mengapresiasi besarnya empati publik yang muncul dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyalurkan bantuan melalui jalur resmi pemerintah.

“Bagi masyarakat atau stakeholder yang berempati dan ingin membantu korban banjir di Sitaro, bantuan dapat dibawa ke posko bantuan di Kantor Gubernur Sulawesi Utara,” ujar Gubernur Yulius.

Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, memiliki arti penting bagi warga yang saat ini tengah berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Ajakan ini sekaligus menjadi wujud semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang terus dijaga di Sulawesi Utara, di mana pemerintah dan masyarakat bergerak bersama dalam menghadapi musibah kemanusiaan.

(tonnymait)