Manado Tempo – Terus meningkatnya elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menuju Pemilu 2024, semakin memberikan keyakinan bagi semua pengurus dan kader untuk bekerja semakin maksimal.
Sebagai dilansir JPNN, Hasil survei Voxpopuli Research Center menunjukkan, tren elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus naik mencapai 5,5 persen.
“Elektabilitas Golkar turun pada momen pergantian tahun 2023, sedangkan PSI naik,” kata Achmad Subadja dilansir dari JPNN.com

Hasil survei Voxpopuli Research Center menunjukkan posisi teratas masih diduduki PDI Perjuangan dengan elektabilitas 18,4 persen, disusul Gerindra sebesar 13,5 persen.
Posisi ketiga PKB dengan elektabilitas 8,0 persen, menggeser Golkar ke peringkat keempat, disusul Demokrat 5,7 persen, PSI 5,5 persen, dan PKS 4,8 persen.

Dilansir dari RM.id, Hasil survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan Partai Solidaritas Indonesia pun mengalami kenaikan elektabilitas, kini mencapai 6,2 persen.
“Di tengah stagnannya partai-partai politik, PSI justru mengalami kenaikan tingkat elektabilitas,” ungkap Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni dalam siaran pers di Jakarta.

Menanggapi itu, Ketua DPW PSI Sulut Melky Jakhin Pangemanan mengatakan tentu ini merupakan kerja kolektif dari seluruh anggota legislatif PSI di tanah air dan juga kerja soliditas dari seluruh kepengurusan PSI di tingkatan pusat sampai daerah menjadi kunci kesuksesan.
“Kerja-kerja politik yang transparan, akuntabel dan berpihak pada kepentingan publik. Hadir dan kerja bersama dengan rakyat sehingga hasil survey dari beberapa lembaga survey kredibel hari ini menempatkan PSI lolos parliamentary threshold,” Kata Wakil Ketua BAPEMPERDA DPRD Sulut itu, Selasa (10/01) diruang kerjanya.
Oleh karena itu lanjut MJP, mendekati pemilu 2024, PSI akan terus merapatkan barisan dan merekrut orang-orang baik sesuai dengan DNA PSI yang nantinya akan mengisi line up PSI di pemilihan legislatif nanti.
“Semoga ini menjadi langkah yang baik untuk PSI berjuang bersama rakyat,” Tutur Anggota Komisi I DPRD Sulut itu.
(DEASY/*)
