SULUT, ManadoTempo – Legislator PDI Perjuangan, Eldo Wongkar, SH dipercaya oleh Fraksi PDI Perjuangan bersama anggota Pansus sebagai Ketua Pansus, Rancangan peraturan daerah (Ranperda) pemberdayaan pemuda.
Hal ini terpantau dalam pemilihan Pimpinan Pansus Pemberdayaan Kepemudaan, yang dipimpin olrh Ketua DPRD Sulut, dr.Fransiscus Andi Silangen, SpB.KBD, diruang Serba guna kantor DPRD Sulut, Senin, 18 Mei 2025.
Dalam rapat ini terpilih Ketua, Eldo Wongkar, SH, Wakil Ketua, Angelia Wenas dan Sekretaris Dhea Lumenta, SE .
Pasca ditetapkan sebagai pimpinan Pansus, Eldo Wongkar, SH yang tak lain adalah putra dari Bupati Minsrl, Frangky Donny Wongkar, SH langsung memimpin jalannya rapat pansus.
Pada pembahasan itu, anggota legislatif yang meraup suara terbanyak dari Dapil (Daerah Pemilihan) Minsel dan Mitra menyambut baik pembahasan Ranperda Pemberdayaan Pemuda kali ini.
“Berkaitan dengan target Ranperda ini dibahas, tentunya akan melakukan konsultasi dengan pimpinan dewan terlebih dahulu,” ungkap Eldo.
Menurutnya, ini sebuah kebanggaan bagi anggota dewan dalam periodisasi saat ini, dalam hal mengesahkan Perda (Peraturan Daerah) pemberdayaan pemuda. “Meskipun tidak dibuat pada periode ini, tetapi dalam periode ini akan disahkan.”
“Hal ini (Ranperda Pemberdayaan Pemuda) menjadi tugas dan tanggungjawab kita sebagai anggota dewan dalam menjalankan fungsi legislasi untuk membentuk Perda,” tuturnya.
Bahkan Anggota Pansus lainnya, Hillary Julia Tuwo, mengusulkan hal yang sama setelah pembahasan perdana ini, bahwa dirinya mendorong langsung di komplikasikan dengan ketua Dewan, terkait berapa lama target Pansus membahas Ranperda menjadi Perda. “Sehingga pada pertemuan selanjutnya bisa ditentukan berapa lama akan diselesaikan, mekanismenya seperti apa, rapat rutin, dan apakah ada kerja – kerja lainnya seperti di LKPJ seperti turun lapangan dan sebagainya.”
“Mengingat saya belum tahu persis mekanismenya seperti apa, dan pertemuannya seperti apa ke depan,”singkatnya.
Eldo Wongkar, anggota Komisi 2 Dewan Sulut ini memastikan jika Ranperda ini akan dibahas pasal perpasal, apalagi tandasnya kebanyakan yang masuk pansus adalah anggota Dewan yang baru.
“Kita akan maksimalkan pembahasan, meski dalam aturan 1 tahun diberi waktu.Namun kami berupaya secara maksimal tentunya dengan tetap mengedepankan kwalitas dan outputnya untuk masyaraiat,” ujar lulusan Fakultas Hukum Jakarta ini.
Eldo pun meminta agar semua anggota Panulsus dibekali dengan Naskah akademik dan Draft Ranperda.
Hadir dalam pembahasan Sek.Pansus Dea Lumenta, anggota Pansus Pier Makisanti, Melisa Gerungan, Procilya Rondo, Paula Runtuwene, Hillary Lasut, dan anggota pansus lainnya.
(Deasy Holung)
