Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Tomohon Gelar Lokakarya Literasi Digital, Dorong Warga Cakap dan Beretika di Ruang Digital

oleh -35815 Dilihat

Manadotempo Tomohon,

Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah menggelar Lokakarya Literasi Digital Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan di William Resort, Selasa (16/12/2025).

 

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Setda Kota Tomohon, Ronald Kalesaran, yang hadir mewakili Wali Kota Tomohon. Dalam sambutannya, Kalesaran menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang telah memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Menurutnya, literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup pemahaman etika, keamanan, dan tanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital. Hal ini penting guna mewujudkan warga digital yang aman, beretika, dan berintegritas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Tomohon, Julius Tumilantouw, menyampaikan bahwa lokakarya ini merupakan bagian dari transformasi peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Perpustakaan kini tidak lagi hanya sebagai penyedia bahan bacaan, tetapi juga menjadi ruang edukasi literasi digital untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Tumilantouw.

Lokakarya ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan teknologi digital secara aman, menumbuhkan kesadaran etika dalam berinteraksi di ruang digital, mendorong kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi, serta mendukung terwujudnya ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Peserta kegiatan terdiri dari unsur masyarakat, mahasiswa, dan pelajar, yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam pemanfaatan teknologi digital secara positif dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2025, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di era digital.