SULUT, ManadoTEMPO – Anggota Komisi 2, DPRD Sulut, Angelia Wenas, SE menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam penyaluran bantuan di sektor pertanian dan peternakan. Menurutnya, saat RDP, Bersama Dinas Pertanian dan Peternakan serta Donas Koperasi dan UMKM serta Disperindag, Jelasnya Dinas harus lebih Kooepratif untuk jemput bola ke pusat sekaligus membangun Komunikasi yang baik.
Legislator Dapil Bolmong Raya, Angelia Regina Wenas, SE menyoroti kinerja dinas terkait yang dinilai masih minim dalam menjemput peluang program dari pemerintah pusat. Masalah klasik seperti koordinasi yang lemah dan sulitnya akses data menjadi hambatan utama yang ia rasakan, terutama jika dibandingkan dengan kepemimpinan sebelumnya.
Salah satu solusi konkret yang ditawarkan Angelia adalah pengadaan Program Ayam Terintegrasi, serupa dengan yang telah sukses terealisasi di Provinsi Gorontalo. Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan ketersediaan stok daging dan telur di Sulawesi Utara secara mandiri.
”Kita butuh program yang terukur. Jika kita bisa mengintegrasikan peternakan ayam secara mandiri, ketergantungan kita pada pasokan luar daerah bisa ditekan,” ujar Angelia Srikandi Partai Demokrat.
Tegasnya, Dispertanak harus mampu melindungi Peternak Lokal dari Serbuan Luar
Saat ini, pasar lokal dibanjiri oleh telur dari luar daerah yang kualitasnya sulit dikontrol. Hal ini berdampak buruk pada dua sisi:
Ketidakpastian Kualitas: Masyarakat tidak tahu pasti standar kesegaran telur yang masuk.
Hancurnya Harga Pasar: Tanpa kontrol yang ketat, produk luar dapat merusak harga pasar lokal, sementara peternak kita sendiri tercekik oleh biaya pakan yang mahal.
”Kasian peternak kita. Kalau barang dari luar masuk tanpa kontrol, sementara biaya produksi (pakan) terus naik, mereka akan gulung tikar.
Pemerintah harus hadir untuk mengontrol hasil dari luar agar pasar tetap stabil,” tambahnya.
Untuk itu Angel Meminta Dinas terkait untuk lebih kooperatif dalam sinkronisasi data agar bantuan tepat sasaran.
“Dinas harus jeli melihat peluang anggaran dan program di Pemerintah Pusat untuk dibawa ke daerah,” ucapnya.
PLH Sekretaris Dispertanak Stella Taju, memberikan apreseasi atas masukan yang disampaikan. Dirinya memastikan akan membangun Komunikasi dan Koordinasi sehingga bantuan dari Pusat ke daerah akan lebih banyak lagi.
” Saat ini bantuan sudah banyak,.kami yakin jika koordinasi baik dengan pusat dan intens bantuan akan lebih banyak tandasnya,” ujar Stella.
(Deasy Holung)
