HUT Pernikahan Purba-Sompotan, Walikota Eman: Terus Andalkan Tuhan

oleh

Manadotempo, Tomohon-Keluarga Purba-Sompotan, Minggu (01/03/2020) tengah bersyukur Hari Ulang Tahun pernikahan ke-23 dengan ibadah di Lokon View Tomohon.

Ibadah dipimpin Khadim Pdt. Antonius Dan Sompe, MTh, M.Pdk selaku Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Ajaran Pembinaan dan Penggembalaan.

Hadir Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Wenny Lumentut, SE, Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy J. Sundah, SE, Kajari Tomohon Immanuel Richendryhot, SH, MH, GM PLN Unit Induk Wilayah Suluttenggo Christyono, jajaran pemerintah Kota Tomohon serta tamu dan undangan.

Sambutan Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak, CA yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Harold Lolowang
Saya atas nama pemerintah kota dan masyarakat Tomohon, pribadi serta keluarga menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Pernikahan ke-23 kepada keluarga Purba-Sompotan.

“Kiranya dalam mengarungi bahtera rumah tangga kristen, akan selalu diberkati Tuhan dan senantiasa diberikan hikmat kebijaksanaan oleh Tuhan dalam melaksanakan tugas dan pelayanan bagi jemaat dan masyarakat Kota Tomohon,” kata Sekkot Lolowang mengutip sambutan Walikota Tomohon.

“Kita ketahui bersama bahwa bapak Ir. Terkelin Karo Karo Purba, SH. MM. CLA adalah sosok suami dan pengusaha sukses dan ibu Syerly Adelyn Sompotan adalah hamba Tuhan dan Wakil Walikota Tomohon.
Usia ke-23 tahun pernikahan merupakan usia pernikahan yang telah matang dan berhasil dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Dimana selang 23 tahun keluarga Purba-Sompotan bapak Terkelin, ibu Syerly, Christ, David, Ekel, dan Thania telah menapaki berbagai suka dan duka dalam hidup. Tentu sebagai keluarga Kristen yang diberkati, pasti akan mengamini dan mengimani bahwa keluarga boleh melalui kehidupan bersama, berbagi kasih baik dalam susah dan senang hingga hari ini adalah karena tuntunan Tuhan. Semuanya hanya karena berkat anugerah dan kemurahan Tuhan.”

“Harapkan agar keluarga Purba-Sompotan akan terus mengandalkan Tuhan dengan terus berkarya, melayani seluruh komponen masyarakat dalam keseimbangan dan komunikasi serta koordinasi yang intensif, dengan tidak mengabaikan apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab dalam kehidupan berumah tangga, bergereja dan bermasyarakat,” kutip Sekkot.(tor)

No More Posts Available.

No more pages to load.